Penyakit FLUTD serta cara pencegahannya

Kucingreceh.com – Kucing juga salah satu makhluk hidup yang dapat terserang penyakit. Salah satu hewan yang sudah banyak dipelihara oleh orang Indonesia, karena imut dan menggemaskan. Salah satu penyakit yang dapat menyerang kucing tepatnya pada saluran kemih yakni FLUTD. Penjelasan mengenai penyakit FLUTD serta pencegahannya akan dibahas pada artikel kali ini.

Apa itu FLUTD?

Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) atau yang dikenal juga sebagai Feline Uriologic Syndrome (FUS) adalah penyakit yang mengganggu sistem perkemihan yang membuat kucing kesulitan untuk buang air kecil / pipis.

Gejala klinis FLUTD?

  1. Menangis saat urinasi
  2. Urinasi di luar tempat kebiasaan
  3. Urin mengandung darah
  4. Sering urinasi
  5. Tanpa sadar urin keluar dengan sendirinya
  6. Mengejan saat urinasi
  7. Perubahan tingkah laku

Faktor – faktor yang dapat menyebabkan FLUTD

  1. Feline Idiophatic Cystitis
  2. Urolithiasis
  3. Pola hidup
  4. Obesitas / kegemukan

Bagaimana pencegahannya?

  1. Meminimalisir tingkat stres

Stres pada kucing dapat berasal dari berbagai hal, misalnya karena dicampur dengan kucing lain. Untuk meminimalisir tingkat stres yang dialami oleh kucing, kamu bisa mengajaknya bermain. Luangkanlah waktu disela kesibukan untuk bermain dengan kucing.

2. Pakan premium

Memilih pakan tidak boleh sembarangan. Perhatikan kandungan pada pakan, seperti nutrisi. Biasanya, kandungan nutrisi pada makanan kucing premium memiliki kandungan nutrisi yang penting untuk kucing.

3. Bak pasir (jumlah bak pasir, kebersihan bak pasir dan penataan bak pasir)

Perhatikan jumlah bak pasir yang kamu miliki. Sudah cukupkah untuk digunakan kucing untuk melakukan buang air kecil maupun besar. Sesuaikan dengan jumlah kucing yang kamu miliki.

Jangan lupa untuk membersihkan bak pasir secara rutin. Bersihkan dua kali sehari. Kucing tidak mau membuang air kecil atau besar pada bak pasir, jika bak pasir sedang dalam kondisi kotor.

4. Minum yang cukup dan exercise

Memberikan minum yang cukup dan higienis dapat mencegah kucing terkena penyakit FLUTD. Dan luangkan waktu untuk bermain dengan kucing.

Kandungan nutrisi yang penting untuk kesehatan kucing

Berikan nutrisi yang seimbang. Ada baiknya tidak memberikan dry food secara terus menerus, gunakan juga wet food atau makanan basah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kurangnya cairan yang menyebabkan gangguan pada saluran kencing.

  1. Protein
  2. Taurine (asam amino)
  3. Lemak
  4. Air
  5. Mineral
  6. Vitamin A,D,E dan vitamin lainnya

Itulah penjelasan tentang penyakit FLUTD beserta cara pencegahannya. Yuk, cegah terjadinya FLUTD pada kucing. Jika kucingmu sudah memunculkan gejala FLUTD segera bawa ke dokter agar dapat dilakukan pengecekan.

Penyakit FLUTD serta cara pencegahannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas